gravatar

5 Binatang Dengan Julukan Setan "Devil" Karena Bentuknya yang Aneh dan Seram



1. Thorny Devil (Moloch horridus)
binatang setan
binatang setan 
Binatang berduri yang aneh dan unik, sepintas mirip naga. Hidup di gurun di Australia. Panjangnya 20 cm, dan bisa hidup sampai 20 tahun. Untuk mempertahankan diri dia bisa berkamuflase. Naga kecil ini umumnya hidup di gurun.

Duri-duri pada tubuhnya adalah untuk melindungi diri dari binatang pemangsa lainnya. Keunikan lain dari binatang ini adalah ia memakan apapun yang jatuh ke tubuhnya. Salah satu yang disukainya adalah semut. Ia bisa memakan ribuan semut dalam satu hari.

2. Hickory Horned Devil
binatang setan 
binatang setan 
Seperti Thorny Devil, Hickory Horned Devil pun tubuhnya berduri bahkan bertanduk. Ini untuk melindungi diri dari serangan para pemangsa. Binatang ini sebangsa ulat tanaman yang hidup di Ametika Utara. Tanduk dan duri-duri di tubuhnya terlihat menyeramkan dan berbahaya, padahal sesungguhnya tidak.

Meski bertampang seram, Hickory sama dengan ulat ulat tanaman lainnya. Duri-duri merah yang berujung hitam panjangnya masih bisa berkembang hingga 15 cm. Sebelum berkembang biak, ulat ini akan berubah warna pirus lalu berkembang biak di dalam tanah yang telah dipersiapkan.

3. African Devil Flower Mantis
binatang setan 
binatang setan
Ini adalah salah satu spesies terbesar dari bangsa belalang. Bionomically dikenal sebagai Idolomantis diabolica, belalang paling bersar yang berasal dari Afrika Timur. Dari ukuran diperkirakan memerlukan waktu 1 tahun untuk mencapai ukuran 25-30C. Ini juga disebut sebagai'Raja Mantis'.

Lihat gambar, ini merupakan 'mantis terbesar' , kelihatan indah, dan cantik. Tapi ini juga sudah semakin langka. Binatang langka ini mengkonsumsi serang-serang seperti ngengat, lalat, kupu-kupu, kumbang tapi dia tidak menyukai serangga yang hidup di tanah seperti jangkrik, dll.


4. Sand Devil
binatang setan 
binatang setan
Namanya aneh Sand Devil (setan pasir), nama lainnya adalah angel shark. Ikan ini jenis hiu dari keluarga Squatinidae yang ditemukan di ujung benua subtropis dan lereng sol bagian atas Atlantik barat. Entah kenapa ikan ini mendapat nama unik, 'sand devil' juga 'angel shark'. Yang pasti dua nama itu tak berhubungan dengan kebiasaan dari ikan ini.

Berbeda dari umumnya ikan hiu yang kita tahu, angel shark tidak agresif, dia juga tidak menyerang, kecuali diganggu. Gigitannya bisa menyebabkan luka parah, karena giginya sangat runcing. Nama ilmiah ikan hiu setan pasir ini adalah Squatina dumeril.Ikan ini memiliki beberapa taring pada moncongnya. Makanannya adalah ikan-ikan kecil, krustase dan binatang bercangkang dua.

5. Tasmanian Devil
binatang setan 
binatang setan 
Binatang ini termasuk dalam kelompok carnivorous marsupials yang hidup di hutan kering. Tasmanian juga masuk dalam jenis anjing. Meski bertubuh kecil, tapi binatang ini memiliki rahang juat serta gigi-gigi runcing dan kuat sehingga membuatnya sanggup memakan tulang-tulang keras, ataupun benda-benda keras. Tasmanian termasuk binatang ganas dan memiliki longlongan mengerikan.

Ia kadang berburu binatang hidup, tapi yang paling disukainya adalah memakan bangkai. Artinya, dia suka makan daging dari binatang yang sudah mati yang ditemukannya. Seperti umumnya gejala anjing tak sehat (mengidap rabies dan penyakit lainnya) maka Tasmanian pun memiliki gejala yang sama, jika dia memasukkan ekornya di dua kaki belakangnya, atau ekornya berbulu tipis, maka menandakan ia mengidap penyakit.

gravatar

Hemat Energi Jangan Hanya Retorika

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Ekonomi Pertambangan dan Energi (Reforminer Institute) Pri Agung Rakhmanto menyatakan, secara keseluruhan, pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tentang gerakan hemat energi lebih hanya merupakan retorika. Pihaknya meragukan bahwa lima langkah yang dikemukakan dalam pidato itu akan dijalankan dengan sungguh-sungguh, diukur efektivitasnya, dan dievaluasi.
Dari pengalaman sebelumnya, hal itu tidak terealisasi. Sebagai contoh, penggunaan teknologi untuk pengendalian konsumsi bahan bakar minyak (BBM) kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) sudah lama diwacanakan, tetapi tidak jelas realisasinya. Anggarannya pun tidak ada dalam APBN Perubahan 2012.
"Yang jelas, seruan hemat energi oleh Presiden sudah berulang kali diretorikakan sebelumnya, melalui Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2005, Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2008, dan tanggal 2 Agustus 2011 juga ada pidato Presiden yang menyerukan hal yang sama, disusul dengan Instruksi Presiden Nomor 13 Tahun 2011," papar Pri, Rabu (30/5/2012), di Jakarta.
Sejauh ini belum terlihat hasil nyata dari instruksi Presiden terkait dengan penghematan energi itu. Presiden Yudhoyono ketika menyampaikan pidato tentang gerakan nasional penghematan energi serta peningkatan pendapatan negara dan optimasi anggaran di Istana Negara, Jakarta, Selasa (29/5/2012), mengemukakan lima kebijakan dan tindakan yang akan dilakukan pemerintah.
Pertama, pengendalian sistem distribusi di setiap SPBU. Pengendalian ini dilakukan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Setiap kendaraan akan didata secara elektronik, baik data kepemilikan maupun data fisik kendaraan tersebut.
Langkah kedua adalah pelarangan BBM bersubsidi untuk kendaraan pemerintah, baik pusat maupun daerah, juga untuk BUMN dan BUMD. Langkah ini dilakukan dengan pemberian stiker khusus bagi kendaraan yang dilarang menggunakan BBM bersubsidi tersebut. Jajaran pemerintah pusat dan daerah, BUMN, dan BUMD diharapkan dapat memberikan contoh nyata dalam upaya penghematan BBM ini.
Kebijakan ketiga adalah pelarangan BBM bersubsidi untuk kendaraan perkebunan dan pertambangan. Pelarangan ini juga dilakukan dengan menerapkan sistem stiker.  Pengawasan dilakukan oleh BPH Migas secara terpadu bekerja sama dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.
"Harus pula dilakukan kontrol yang ketat di daerah, utamanya di area usaha perkebunan dan pertambangan, serta industri atas pelaksanaan ketentuan ini. Selanjutnya, untuk memenuhi kebutuhan BBM bagi kalangan pertambangan dan perkebunan, Pertamina akan menambah SPBU BBM nonsubsidi sesuai dengan kebutuhan di lokasi-lokasi tersebut," kata Presiden.
Kebijakan keempat adalah konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG) untuk transportasi. Program konversi atau pengalihan penggunaan BBM ke BBG ini, kata Yudhoyono, harus menjadi program utama nasional. Hal ini merupakan upaya Indonesia mengurangi ketergantungan pada BBM dan kemudian beralih ke gas, terutama di sektor transportasi.
Kebijakan kelima adalah penghematan penggunaan listrik dan air di kantor-kantor pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD serta penghematan penerangan jalan, yang semuanya mulai diberlakukan pada Juni 2012.

gravatar

Tanah Ambles, Pelaksana Proyek Hambalang Rugi Rp 14 Miliar

<blink> Pelaksana proyek kompleks olahraga Hambalang menelan kerugian sekitar Rp 14 miliar akibat amblesnya tanah area proyek di bagian Power House III dan fondasi lapangan bulu tangkis pada 14-15 Desember 2011 lalu.
Pelaksana proyek senilai Rp 1,175 triliun ini adalah Kerja Sama Operasional (KSO) antara PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya. "Mereka, KSO mengasuransikan semua pembangunannya. Sementara yang kita dengar sudah mengajukan klaim Rp 14 miliar ke asuransi karena ambles itu," kata Deputi Kemitraan dan Harmonisasi Prasarana Kemenpora, Lalu Wildan, saat ditemui sebelum kunjungan ke area Hambalang, Rabu (30/5/2012).
Menurut Wildan, tak ada kerugian negara dalam peristiwa amblesnya tanah tersebut. Hal ini karena proyek masih berada di tangan pelaksana. Selama proyek tersebut belum diserahterimakan ke pemerintah maka kerusakan menjadi tanggung jawab pelaksana proyek.
"Ini masih pada domainnya pelaksana. Kita kan belum serah terima, jadi masih dalam domain urusannya KSO," ujar Wildan.
Saat ditanya mengenai penyebab amblesnya tanah, Wildan mengaku belum bisa menjelaskannya karena sedang diselidiki. "Sedang dilakukan evaluasi penyebab kejadian," kata Wildan. </blink>

gravatar

Proyek Hambalang Berhenti karena Tunggakan Dana

Ketua Kerja Sama Operasi proyek kompleks olahraga Hambalang, Purwadi Hendro, menyatakan, saat ini pihaknya menghentikan pelaksanaan proyek tersebut.
Hal ini karena Kementerian Pemuda dan Olahraga belum memberikan dana untuk proyek tahun 2012.
"Mulai Mei ini distop dulu proyek keseluruhannnya karena tidak ada biaya, termasuk karena ada tanah yang ambles Desember lalu," kata Hendro di kawasan Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/5/2012).
Saat ini, kata dia, pelaksana proyek seharusnya mendapat dana Rp 75 miliar yang telah ditunggak sejak Januari 2012. Ia belum tahu kapan dana itu dicairkan karena sedang dibahas di Kemenpora.
Sementara itu, Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Yuli Mumpuni Widarso juga membenarkan perihal anggaran yang belum turun kepada pelaksana proyek.
"Waktu raker dengan Komisi X, pencairan anggaran untuk rencana ke depan harus menunggu rekomendasi dari panja (panitia kerja)-nya dulu," kata Yuli.
Rencananya, hari ini, pihak Kemenpora akan mempertanyakan kembali rekomendasi panja DPR untuk memberikan dana tersebut.

gravatar

Alat Musik Tertua Ditemukan

Ilmuwan asal Inggris dan Jerman berhasil menemukan alat musik tertua, yang diperkirakan berasal dari masa 42.000-43.000 tahun lalu.

Alat musik yang ditemukan berupa seruling purba, terbuat dari tulang burung dan gading gajah purba. Ilmuwan menemukan ketika melakukan penggalian di Gua Geissenkloesterle, Swabian Jura, Jerman.

Tom Higham dari Universitas Oxford dan Mick Conard dari Universitas Tubingen adalah peneliti di balik penemuan alat musik ini.

Conard mengatakan, penemuan ini konsisten dengan hipotesis yang kami buat beberapa tahun lalu bahwa Sungai Danube adalah koridor kunci migrasi dan inovasi teknologi di Eropa Tengah 40.000-45.000 tahun lalu.

"Geissenkloesterle ialah satu dari beberapa gua tempat ditemukannya contoh penting ornamen personal, seni rupa, gambar mistik, dan alat musik," kata Conard seperti dikutip BBC, Jumat (25/5/2012).

Ilmuwan berpendapat, alat musik pada masa itu berfungsi untuk rekreasi dan mendukung ritual keagamaan.

Selain itu, bermain alat musik juga menunjukkan keunggulan manusia dibandingkan dengan Neanderthals. Musik pun membantu memelihara hubungan sosial sehingga manusia mampu memperluas teritorinya.

Bagi ilmuwan, penemuan ini tak hanya berharga karena bisa menemukan alat musik tertua.

Tom Higham, seperti dikutip IBTimes, Sabtu (26/5/2012), mengatakan, "Penentuan umur alat ini penting untuk menyusun kronologi guna menguji gagasan bagaimana manusia menyebar ke Eropa, serta proses yang menghasilkan inovasi, termasuk seni rupa dan musik."

Hasil penelitian ini dipublikasikan di Journal of Human Evolution pada 8 Mei 2012.

gravatar

Fenomena Langit Langka Akan Terjadi Tahun 2012

Fenomena langit langka akan terjadi pada pertengahan tahun ini, tepatnya 6 Juni 2012. Venus akan singgah di muka Matahari yang dalam astronomi dikenal sebagai transit Venus.

Saat transit Venus terjadi, Bumi, Venus, dan Matahari ada dalam posisi segaris. Venus berada di antara Bumi dan Matahari. Posisi tersebut mirip seperti saat gerhana Bulan, yaitu saat Bulan, Bumi, dan Matahari ada dalam posisi segaris. Perbedaannya, saat transit Venus, piringan Venus tidak cukup besar untuk bisa menutupi piringan Matahari yang lebih besar.

Transit Venus terjadi hanya dua kali dalam seabad. Berdasarkan informasi NASA, fenomena ini baru terjadi tujuh kali sejak teleskop ditemukan, yakni tahun 1631, 1639, 1761, 1769, 1874, 1882, dan 2004. Transit Venus terjadi dalam periode waktu dengan formula 8, 121, 5, 8, dan 105,5 tahun.

"Jadi, rugi kalau tidak menyaksikan karena ini adalah yang terakhir dalam masa hidup kita," kata Mutoha Arkanuddin dari Jogja Astro Club saat dihubungi Kompas.com, Senin (2/1/2012). NASA memperkirakan, fenomena ini baru akan terjadi lagi tahun 2117.

Tahun ini, warga Bumi yang berkesempatan menyaksikan transit Venus adalah yang berada di wilayah Amerika Utara, Hawaii, Pasifik bagian barat, Asia bagian utara, Jepang, Korea, China bagian timur, Filipina, Australia bagian timur, dan Selandia Baru. Seluruh warga Indonesia pun bisa melihat fenomena langka ini.

Berdasarkan peta NASA, warga Indonesia bagian barat meliputi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi Tengah dan Selatan, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat hanya berkesempatan melihat sebagian proses transit. Adapun warga Indonesia di Sulawesi Utara dan Tenggara, bagian timur Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua bisa melihat keseluruhan proses transit.

"Untuk Indonesia bagian timur, sejak Matahari terbit sudah bisa melihat kontak awal Venus dengan Matahari. Sementara kalau yang di bagian barat akan melihat saat Venus sudah ada di piringan Matahari," papar Mutoha.

"Transit akan dimulai dari sisi bawah Matahari pada pukul 05.14 WIB terus bergerak ke barat melewati muka Matahari sampai pukul 11.50 WIB," tutur Mutoha. Transit berlangsung selama lebih kurang enam jam dan berdasarkan informasi NASA, Venus akan berada di tengah piringan Matahari pada pukul 08.32 WIB.
Mutoha mengatakan, karena obyeknya berkaitan dengan Matahari, pengamatan transit Venus sebaiknya dilakukan menggunakan teleskop. Transit Venus sulit diamati dengan mata telanjang sebab piringannya kecil serta disilaukan sinar Matahari. Cara lain adalah dengan teknik proyeksi, tetapi sulit. Pengamat harus berhati-hati dengan cahaya Matahari.

Menyongsong fenomena langka ini, Jogja Astro Club sudah menyusun persiapan untuk pengamatan serta membuat pernak pernik terkait transit Venus.  Himpunan Astronom Amatir Jakarta yang bermarkas di Planetarium Taman Ismail Marzuki pun bersiap menyongsong fenomena ini. Jadi, pengamatan pun akan bisa dilakukan bersama kalangan astronom amatir di setiap kota, lebih aman bagi yang belum pernah melakukan pengamatan.

Transit Venus digunakan ilmuwan sebagai momen penelitian tentang fenomena Black Drop, yaitu saat Venus kontak dengan Matahari, tampak bahwa ada bagian Venus yang memanjang. Jadi, jangan sampai melewatkan kesempatan ini.

gravatar

ransit Venus, Sekali Seumur Hidup

Fenomena astronomi langka, Transit Venus, akan terjadi pada Rabu, 6 Juni 2012.

Secara sederhana, fenomena Transit Venus adalah mampirnya Planet Venus di permukaan Matahari. Venus berada di antara Matahari dan Bumi. Karena piringan Venus kecil, maka saat transit, planet kedua terdekat dari Tata Surya ini akan tampak sebagai bintik hitam yang bergerak di permukaan matahari.

Fenomena ini terakhir terjadi pada tahun 2004 lalu. Periode terjadinya fenomena ini adalah 8, 121, 5, 8, dan 105,5 tahun. Setelah tahun ini, Transit Venus baru akan terjadi tahun 2117. Maka dari itu, pantaslah bila fenomena ini disebut sekali seumur hidup.

Pada 6 Juni nanti, transit akan terjadi sekitar pukul 05.14 hingga 11.50 WIB. Fenomena ini hanya bisa diamati dengan teleskop. Komunitas astronom amatir di beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung berencana mengajak publik menikmatinya.

Wilayah Indonesia seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat hanya berkesempatan melihat sebagian proses transit. Sementara itu, wilayah seperti Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua berkesempatan melihat proses transit dari awal hingga akhir.

Merayakan akan datangnya fenomena langka ini, Kompas.com menyelenggarakan obrolan ringan SCIENCE INSIGHTS dengan tema "Transit Venus". Acara akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal : Senin, 28 Mei 2012
Tempat          : @ America, Pacific Place Lantai 3, Jakarta
Waktu           : 10.30-14.30 WIB

Pembicara dari kalangan astronom amatir dan profesional, hingga Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) akan berbagi dalam acara tersebut. Para pembicara adalah:

1. Sten Odenwald dari NASA
2. Muhammad Rayhan dari Himpunan Astronom Amatir Jakarta (HAAJ)
3. Taufik Hidayat, peneliti planet ekstrasolar dari Departemen Astronomi, Institut Teknologi Bandung.
4. Avivah Yamani dari Langitselatan
5. Premna W Premadi, kosmolog dari Departemen Astronomi, Institut Teknologi Bandung

Tak hanya berbicara tentang Transit Venus, para pembicara juga akan mengajak hadirin untuk mengenal astronomi lebih jauh. Isu tentang pencarian planet layak huni, makhluk hidup di luar Bumi, hingga semesta dan penciptaannya akan dibicarakan.

Acara terbuka bagi siapa pun yang berminat. Ikuti diskusinya, Senin, 28 Mei 2012 di @ America dan amati fenomenanya pada 6 Juni 2012. Ayo rayakan keindahan fenomena astronomi sekaligus anugerah Sang Maha Pencipta.